Indonesia Fisheries and OrnamentalFish 2011

Sabtu sore ini, saya menyempatkan diri untuk datang ke Indonesia Fisheries and OrnamentalFish 2011, sebuah pameran ikan hias serta produk dan teknologi perikanan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pengalaman yang menarik bagi saya karena dapat menambah pengetahuan akan ikan hias dan tentu saja dapat merefresh pikiran setelah seminggu bekerja. Dalam ruangan seluas 3.584 m2, terdapat stand-stand Dinas Kelautan & Perikanan dari berbagai propinsi di Indonesia yang memamerkan beragam jenis ikan hias. Dalam ruangan tersebut dipaparkan juga potensi sumber daya perikanan dan kelautan dari propinsi-propinsi di Indonesia. Kita juga bisa belajar lewat brosur-brosur yang diberikan bagaimana cara membudidayakan ikan seperti ikan cupang, ikan patin, ikan lele, dan lain sebagainya. Berbekal pocket camera, saya mencoba mendokumentasikan pameran ini. Berikut adalah gambar yang berhasil saya ambil ketika mampir di stand Dinas Kelautan dan Perikanan propinsi Irian Jaya yang menampilkan berbagai jenis ikan hias yang hidup di perairan utara Papua (Biak).

Masih ada kesempatan satu hari jika teman-teman tertarik untuk mengunjungi pameran ini karena pameran ini diselenggarakan dari tanggal 20-23 Oktober 2011. Teman-teman bisa datang langsung ke Balai Kartini Expo Center, Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav.37 Jakarta.

Iklan

Cermin yang Pecah

Robert Schuller dalam buku Kisah Kasih Allah bercerita tentang sebuah karya mozaik di istana kerajaan Teheran. Karya mozaik itu adalah salah satu karya terindah di dunia. Namun, siapa menduga bahwa mozaik itu terbuat dari sebuah cermin pecah. Mulanya, seorang arsitek memesan cermin dari Paris untuk dipasang di tembok istana. Ketika pesanan itu datang, alangkah kecewanya mereka karena cermin itu sudah pecah. Sang kontraktor bermaksud membuang pecahan cermin itu, tetapi si arsitek justru menggunakan pecahan-pecahan cermin itu untuk membuat mozaik indah yang terdiri dari serpihan kaca yang berwarna perak, berkilau, dan memendarkan cahaya.

Setiap kita pernah membuat kesalahan pada masa lalu. Bahkan mungkin, kita punya masa lalu yang begitu kelam. Mungkin kita merasa hidup kita sudah hancur. Namun, kisah di atas mengingatkan kita bahwa Tuhan sanggup mengubah hidup yang hancur sekalipun, menjadi baru. Seperti apa pun hidup kita, jika dibawa ke hadapan-Nya, akan diubah menjadi karya seni yang indah dan berharga.

Dikutip dari : e-Renungan Harian (13 Juli 2010)

Base Isolation System

Gempa menjadi hal yang tak asing beberapa tahun belakangan ini (dari gempa di Jogja, gempa di Padang, sampai gempa di Jepang). Masalah gempa merupakan masalah yang terkait erat dengan bangunan. Banyak kerugian baik harta maupun nyawa ketika bangunan tidak mampu menjalankan fungsinya untuk melindungi. Oleh karena itu, diperlukan metode/rekayasa bangunan dalam mengatasi masalah gempa. Metode sebelumnya, orang mengurangi potensi bahaya gempa dengan membuat bangunan menjadi lebih kaku (rigid) dengan menambahkan dinding geser (shear walls). Ada pendekatan yang berbeda dalam menangani masalah gempa yaitu dengan mengisolasi struktur atas bangunan dari tanah untuk mengurangi kejutan rambatan gempa. Kita mengenal metode ini dengan sebutan base isolation system. Ide dasar dari base isolation system adalah dengan mengisolasi bangunan dari tanah.Base Isolation system sendiri harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  1. Mampu mengisolasi bangunan dari tanah.
  2. Mampu mendukung berat bangunan.
  3. Mampu meredam ayunan bangunan ketika gempa.
  4. Mampu mengembalikan bangunan ke posisi semula setelah gempa.

Berikut adalah perbandingan perilaku struktur bangunan antara struktur konvensional (conventional structure) dengan struktur yang terisolasi (base-isolated structure) :Pada gambar nampak struktur konvensional akan mengayun (terdeformasi) ketika terjadi gempa. Hal ini berbeda dengan struktur yang terisolasi dimana struktur bangunan tidak mengayun (relatif tidak terjadi perubahan bentuk). Walaupun metode ini sudah lama muncul, namun di Indonesia sendiri masih sangat jarang bangunan yang menggunakan metode ini. Berikut adalah contoh-contoh gedung yang menggunakan metode ini :

Batu Besar dan Batu Kecil

Ada hal menarik ketika saya tugas dinas ke lapangan bersama seorang senior geologist minggu lalu. Kami berdua (dengan ditemani 1 orang warga setempat) mencoba menapaki dari sisi ke sisi sungai kering yang mempunyai topografi relatif tidak rata dan cukup sulit untuk dilewati karena terdapat batu-batu besar. Pengalaman bertahun-tahun menjadikan sang bapak senior geologist mampu dengan mudah melewati rintangan-rintangan yang ada. Namun siapa sangka, ketika sore harinya kami berjalan melewati jalanan kebun teh yang cukup datar, sang bapak senior geologist tiba-tiba terjatuh. Batu kecil yang tertancap menonjol tidak lebih dari 1 cm ternyata mampu menjatuhkan bapak senior geologist. Ya, betul kata orang, bukan batu besar segunung yang membuat kita terjatuh. Namun justru batu kecil yang kita anggap remeh yang membuat kita terjatuh. Sama halnya dengan kehidupan kita, terkadang hal kecil yang kita anggap remeh justru mampu menghancurkan diri kita. Pasang mata dan berjalanlah dengan hati-hati kawan.

Bridge

The bridge is an infrastructure that connects two sections separated by an obstacle (a river or a railroad or other obstacles). Based on the type of the structure, the bridge can be classified into several types, namely :

  1. Arch Bridge
  2. Suspension Bridge
  3. Cable Stayed Bridge
  4. Truss Bridge
  5. Cantilever Bridge
  6. Girder Bridge

Location and workload are the major considerations in determining the structure type.

[SMS 4 Angka] Sang Pencuri Pulsa kah?

Beberapa bulan terakhir, saya sempat tidak sadar bahwa pulsa saya kerap hilang. Saya termasuk orang yang jarang mencheck saldo pulsa saya (berbeda dengan jaman kuliah yang sebentar-sebentar mencheck pulsa. hehe :D). Peristiwa ini berlangsung terus-menerus hingga akhirnya saya sadari beberapa waktu yang lalu setelah share dengan rekan kerja saya. Saya share sering merasa terganggu dengan sms-sms 4 angka yang menurut saya sangat tidak penting isinya. Usut punya usut, ternyata sms-sms 4 angka tersebut menyedot cepat pulsa saya karena tiap hari sms-sms tersebut “mewarnai” hari-hari saya. Sms-sms 4 angka seperti “mencuri” pulsa saya karena saya merasa tidak pernah mendaftar layanan sms 4 angka tersebut. Bagi teman-teman yang mengalami kasus serupa dan merasa tidak pernah mendaftar layanan sms 4 angka, link berikut mungkin cukup membantu apabila teman-teman mengalami kesulitan dalam meng-unreg layanan sms 4 angka tsb : http://aliefqu.wordpress.com/2011/04/28/cara-unreg-berbagai-sms-content-yang-mencuri-pulsa-anda/.

Namun ternyata ada juga layanan sms 4 angka yang tidak dengan mudah dapat di-unreg (sebagai contoh : layanan sms 4 angka dari Iguana). Apabila ada layanan-layanan demikian, saya punya jurus ampuh. Segera hubungi saja call center provider kita. Sebagai contoh, untuk provider Indosat (IM3 dan Mentari) dapat mengkontak nomor 100. Kita dapat meminta call center untuk membantu men-non-aktif-kan layanan tersebut. Semoga informasi ini bermanfaat.

Gajah Duduk Mulai Belajar Berdiri..

Mungkin gajah ganesha kena ambeyen kali ya sehingga sudah tidak nyaman lagi untuk duduk terus. Sudah 3 tahun ini saya meninggalkan kampus ganesha dan ternyata banyak hal yang tidak saya ikuti perkembangannya. Teringat akan rencana pengembangan kampus ITB di Bekasi, ternyata yang menjadi mimpi ITB lebih jauh dari itu. ITB punya mimpi menjadi ITB Multi Kampus. Kalau kita coba intip di website Direktorat Pengembangan ITB, di sana tertampang uraian singkat mengenai ITB Multi Kampus. ITB Jatinangor, ITB Bekasi, dan ITB Malaysia merupakan gambaran akan ITB Multi Kampus. Berikut sedikit gambaran yang coba saya kutip dari website Direktorat Pengembangan ITB, website ITB, dan sumber lain :

  1. ITB Jatinangor. Dikatakan bahwa ITB telah menggelontorkan biaya hingga 1 triliun rupiah untuk pembangunan fisik kampus ITB Jatinangor dengan menyiapkan sarana jalan, laboratorium, renovasi-revitalisasi asrama dan laboratorium lama, membangun pagar, dan lain sebagainya. Diperkirakan, asrama dapat menampung hingga 500-an mahasiswa baru. Namun, pada tingkat kedua mahasiswa harus berbaur dengan masyarakat. Lokasi kampus ITB Jatinangor berdiri di atas tanah seluas 47 hektar yang merupakan tanah bekas kampus Universitas Winaya Mukti. Diklaim proses pembangunan ITB Jatinangor menerapkan prinsip eco-campus dimana hanya menggunakan 20% dari total lahan untuk bangunan dan sisanya digunakan untuk konservasi lahan hijau. Prinsip ini termasuk memperhatikan kebutuhan drainase yang baik dengan menganut prinsip zer-delta-cue, sehingga tidak ada air hujan yang terbuang. Sementara, air permukaan akan dimanfaatkan untuk kebutuhan kampus.
  2. ITB Bekasi. Masterplan Pengembangan Kampus Riset Industri ITB merupakan manifestasi dari misi pembangunan multi kampus ITB yang dilaksanakan berdasarkan kerjasama antara ITB dan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Lahan yang dijadikan sebagai lokasi kampus merupakan hibah dalam bentuk hak penggunaan lahan permanen. Kampus riset industri akan dibangun bersinergi dengan penelitian terapan dan proses inovasi industri yang secara bersamaan akan meningkatkan jumlah SDM yang akan berperan penting bagi kepentingan nasional maupun Kabupaten Bekasi. Penelitian pengembangan kampus ITB industri akan berlangsung pada salah satu bagian dari Kota Baru Delta Mas dengan luas tanah 40 hektar. Lokasi kampus strategis dan terletak di antara kawasan industri terbesar di Bekasi dan koridor Karawang-Purwakarta serta berada diantara Jakarta dan Bandung. Lokasi ini juga berdekatan dengan Central Business District dari Kota Baru Delta Mas yang akan dikembangkan di masa depan sebagai area gedung perkantoran bertingkat tinggi dan fasilitas lain yang didukung oleh area komersial.
  3. ITB Malaysia. Rencana pengembangan Kampus ITB di Malaysia berawal dari tawaran pemerintah Malaysia untuk membangun Kampus/Fakultas di Malaysia. Telah dilakukan pertemuan dengan Dirjen Dikti Malaysia di Gedung CCAR ITB. Tujuan kedatangannya adalah mengundang ITB untuk menyelenggarakan kegiatan akademik di Malaysia. Lokasi yang telah disediakan terletak di Pagoh, Johor Baru 180 km dari Kuala Lumpur seluas 4000 acre atau sekitar 16 hektar. Untuk pembangunan kampus dan infrastruktur kampus telah ditunjuk Sime Darby, sebuah perusahaan yang berkecimpung dalam bidang perkebunan, properti, industri, motor dan energi dan utilitas sebagai pelaksana. Pendidikan dilaksanakan dengan sistem otonomi penuh oleh ITB tanpa ada campur tangan Pemerintah Malaysia. Dengan target mahasiswa antarbangsa (China, Malaysia, Middle East, dsb) dan pendidikan akan mencakup tahap sarjana dan pasca sarjana.

Yaa, itulah informasi mengenai rencana pengembangan kampus ITB. Apapun itu, saya tetap memandang positif. Besar harapannya pendidikan Indonesia terus maju dan bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Kita lihat dan kita doakan bersama. J

Sumber-sumber :

http://ditbang.itb.ac.id/

http://www.itb.ac.id/

http://kampus.okezone.com/